Mengenal Apa dan Bagaimana proses produksi animasi

Membuat sebuah film animasi tentu saja tidak mudah. Ada proses yang disebut dengan proses produksi animasi yang harus dipersiapkan sebaik mungkin.

Proses ini dijalankan tidak hanya untuk pembuatan animasi saja, tetapi juga dalam pembuatan film panjang, film pendek bahkan iklan dan video klip.

Terdapat 3 tahap utama proses produksi animasi yaitu PRA PRODUKSI, PRODUKSI dan PASCA PRODUKSI.

Proses produksi diatas berlaku untuk proses pembuatan animasi 2 dimensi maupun animasi 3 dimensi. Hanya saja terdapat sedikit perbedaan alurnya dalam proses pembuatan animasinya. Alat bantu produksi animasi ini disebut dengan bagan atau pipeline produksi.

Pipeline Produksi Animasi
image by : https://riopavilion.blogspot.com

Membuat animasi baik 2D maupun 3D harus dimulai dengan sebuah proses riset yang memadahi. Proses ini penting agar hasil akhir film animasi nantinya berkualitas dan sempurna, selain ide awal dan konsep yang matang.Pipeline produksi ini awalnya sederhana, tetapi berkembang secara dinamis sejak animasi 3D diproduksi. Semua perubahan yang terjadi lebih kepada memperbaiki dan mempercepat proses produksi terutama menyesuaikan dengan kondisi studio animasi yang bersangkutan.

Berikut adalah pipeline produksi untuk animasi 2D dan animasi 3D.

Proses Produksi Animasi 2D (2 dimensi) :

  • Pra-produksi:
  • Ide Cerita,
  • Skenario/ Naskah Cerita,
  • Concept Art,
  • Storyboard,
  • Dubbingawal,
  • Musik dan sound FX
  • Produksi:
  • Lay out(Tata letak),
  • Key motion(Gerakan kunci/ inti),
  • In Between(Gambar yang menghubungkan antara gambar inti ke gambar inti yang lain)
  • Background(Gambar latar belakang),
  • Scanning
  • Coloring.
  • Pasca-produksi:
  • Composite,
  • Editing,
  • Rendering,
  • Pemindahan film kedalam berbagai media berupa VCD, DVD, VHS dan lainnya.

Proses Produksi Animasi 3D (3 dimensi) :

  • Pra-produksi:
  • Ide Cerita,
  • Skenario/ Naskah Cerita,
  • Concept Art,
  • Storyboard,
  • Animatic Storyboard
  • Casting dan Recording,
  • Musik dan sound FX
  • Produksi:
  • Modeling 2D ke 3D (mulai dari karakter, background, accesories dll),
  • Pemberian tekstur pada karakter, background, accesories
  • Penganimasian (rigging, Skinning, dan animasi serta kamera)
  • Rendering
  • Pasca-produksi:
  • Composite,
  • Editing,
  • Rendering,
  • Pemindahan film kedalam roll film.

Proses produksi atau pipeline produksi animasi diatas masih bisa berubah, tergantung dari keadaan dan kondisi rumah produksi dan sumber daya yang dimiliki.
Demikian yang bisa saya bagikan seputar proses produksi animasi. Nantikan lanjutan-lanjutan artikel masih seputar animasi di tulisan saya berikutnya. Sakam Animasi !!

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *