Mengenal Animasi 2D dan Animasi 3D

Sudah lama saya bergelut dengan dunia animasi, baik animasi 2D maupun animasi 3D tapi belum pernah sekalipun menulis di blog tentang animasi. Nah, kali ini saya ingin berbagi tentang seluk beluk dunia animasi dengan segala pernak-perniknya. Simak terus ya, karena artikelnya akan disambung terus sampai tuntas…tas… 😀

Animasi berasal dari kata “to animate, yang berarti membuat gambar seolah bergerak dan hidup. Proses “menghidupkan” sebuah karakter atau gambar inilah yang menjadi point seorag animator.

Animasi berasal dari gambar yang disusun sedemikian rupa, dengan urutan dan durasi waktu tertentu sehingga rangkainan gambar akan terlihat bergerak.

Animasi sekarang ini dibagi menjadi 2 bagian yaitu animasi 2D (dua dimensi) dan animasi 3D (tiga dimensi).

Animasi 2D (dua Dimensi)

Proses pembuatan animasi 2D dilakukan dengan membuat gambar pada sebuah bidang atau lembaran kertas. Secara sumbu koordinat hanya ada sumbu X dan Y saja.

animasi 2d

Generasi awal animasi, gambar dibuat dengan cara manual dengan pensil, kuas dan alat warna dan dikerjakan satu persatu gambar demi gambar atau disebut juga frame.

Dengan teknik key drawing dan inbetween, setiap gambar di selesaikan mulai dari sketsa, clean up dan pewarnaan.

Para animator tradisional dulu membuat animasi yang dikenal dengan istilah animasi cell. Ini adalah metode pembuatan gambar animasi dengan menggunakan lembaran-lembaran semacam plastik transparan untuk mempermudah pembuatan animasi frame by frame.

Lembaran-lembaran itu nantinya di foto/scan yang kemudian disusun menjadi sebuah film animasi 2D.

Saat ini proses pembuatan animasi tradisional diatas sudah bisa dilakukan dengan memanfaatkan teknologi komputer, sehingga gambar dan animasi yang dihasilkan sudah dalam bentuk/format digital.

Animasi 3D (Tiga Dimensi)

Animasi 3 Dimensi (3D) adalah sebuah teknik pembuatan animasi dengan mengacu pada ruang yang memiliki sumbu X, sumbu Y dan  sumbu Z.

Umumnya animasi 3 dimensi dibuat dengan menggunakan komputer dengan perangkat lunak animasi dan modelling 3 dimensi, sehingga hasil proses dan hasil akhirnya berupa file digital.

animasi 3Dmodel 3D

Walaupun kebanyakan sudah memanfaatkan teknologi komputer dalam pembuatannya, namun saat membuat model masih diperlukan sketsa diatas kertas, dan terkadang diperlukan model aslinya dengan dibuat menggunakan lilin atau clay (tanah liat).

Di dalam pembuatan animasi 3D dikenal istilah vertex, texture dalam permodelan. Sedangkan untuk proses animasinya dikenal istilah rigging untuk membuat model 3d dapat bergerak.

Saat ini teknologi digital terutama teknologi CGI semakin luar biasa. Tidak hanya bisa membuat model dan animasi 3d saja, tetapi mampu menggabungkannya dengan manusia dan lingkungan sesungguhnya.

Hasil akhirnya akan tampak sangat realistis dan sulit membedakan bahwa itu hanyalah model digital yang digerakkan.

Demikian sedikit perkenalan tentang dunia animasi 2D dan Animasi 3 dimensi. Semoga berguna bagi pembaca sekalian dan tunggu artikel-artikel saya tentang animasi berikutya. Salam Animasi !

Tags:, ,
2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *