INA-Donet-Alat Canggih Deteksi Gempa Bumi dan Tsunami dengan cepat

Gempa bumi selama ini sudah menjadi momok bagi masyarakat Indonesia karena potensinya yang dapat menimbulkan tsunami. Sekecil apapun gempa yang terjadi pasti menimbulkan kepanikan di masyarakat. Hal ini pula yang terjadi pada gempa 18 Nov 2016 beberapa saat lalu.Kejadian Tsunami di beberapa daerah di Indonesia terutama tsunami Aceh masih melekat di ingatan sebagian besar rakyat negeri ini.

tsunami

Indonesia membutuhkan alat yang mampu mendukung system peringatan dini untuk gempa bumi dan tsunami ini, karena wilayah Indonesia adalah wilayah kepulauan dengan banyak wilayah pantai dan diketahui memiliki potensi terjadi kegempaan besar yang berpotensi tsunami.

Maka Indonesia dalam hal ini BPPT(Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) sudah dan terus melakukan riset untuk menggunakan teknologi baru untuk melengkapi dan mendukung sistem peringatan dini kebencanaan.

Bekerjasama dengan Jepang, system canggih yang di beri nama INA-Donet (Indonesia Dance Ocean-Floor Network System for Earthquake and Tsunamis) ini dipercaya mampu mendeteksi gempa bumi dan tsunami dalam waktu 2 menit saja. Hal ini karena INA-Donet mendeteksi getaran gempa langsung dari dasar laut. Sehingga alat ini mampu mendapatkan data akurat secara instant dan cepat.

System yang sudah ada selama ini dapat mendeteksi kejadian dan mengirimkan sinyal selama 5 menit. jadi dengan adanya system baru ini (INA – Donet), informasi peringatan dini dapat lebih cepat menjadi 2 menit seperti di Jepang. Hal ini tentu saja akan sangat bermanfaat terutama yang berhubungan dengan evakuasi.

gelombang tsunami

Teknologi yang selama ini ada, hanya mampu mendeteksi gempa yang terjadi berpotensi terjadi tsunami atau tidak. Sedangkan system Donet memiliki alat dan sensor untuk bisa mengestimasi berapa tinggi gelombang tsunami dari sumbernya maupun yang terjadi di pantai. system ini membuat prediksi akan menjadi lebih akurat begitu ada sinyal.

BPPT berencana baru akan memasang INA-Donet di arah barat Sumatera Selatan dan di Selatan Jawa Barat. Alasan kenapa tempat ini menjadi prioritas, karena menurut data kegempaan, daerah-daerah tersebut memiliki potensi besar terjadi earthquake dan tsunami. Ditambah lagi dengan padatnya penduduk di daerah tersebut.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *