Gunung Merapi meletus dan batuk-batuk lagi

Beberapa hari ini masyarakat Yogyakarta terutama yang tinggal di lereng dan area dekat gunung merapi kembali terusik. sudah sekitar seminggu yang lalu gunung merapi meletus. Gunung yang juga jadi ikon Yogyakarta dengan kaliurangnya ini kembali batuk-batuk dengan menunjukkan aktivitas yang meningkat.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) sebagai lembaga yang ditugaskan untuk memantau kondisi Gunung merapi, terus memantau aktivitas gunung paling aktif di Indonesia ini.

Status siaga kembali disematkan saat terjadi letusan yang pertama. semburan awan panas pada letusan pertama ini kembali mengagetkan masyarakat Yogyakarta dan Jawa tengah. Namun kejadian ini tidak serta merta membuat masyarakat panik. bahkan masyarakat lereng merapi terlihat tenang melihat kejadian ini.

gunung merapi meletus
image by : http://jogja.tribunnews.com

Beberapa pendaki dari beberapa komunitas pecinta alam yang saat itu tegah melakukan pendakian kaget dengan letusan tiba-tiba yang terjadi dan tidak ada tanda-tanda terlebih dahulu. Sebagian diantara mereka bahkan ada yang sudah berada di area puncak merapi.  Beruntung awan panas menyembur keatas dan tidak ke samping, sehingga para pendaki ini masih bisa menyelamatkan diri.

Seringnya Gunung Merapi meletus dan batuk-batuk membuat masyarakat khususnya warga lereng merapi menjadi terbiasa dan akrab dengan polah tingkah merapi. bahkan beberapa tahun lalu, saat Merapi dinyatakan status awas, warga lereng merapi masih saja tinggal di rumah dan masih melakukan aktivitas seperti biasa.

Saat ini (Sabtu, 26/5/2018) Gunung Merapi statusnya sudah meningkat dari yang awalnya siaga menjadi waspada (level II). Hal ini karena Gunung Merapi meletus dan menunjukkan aktivitas yang meningkat. kegempaan terjadi setiap hari. Pada situasi ini masyarakat yang bermukim di sekitar lereng merapi dengan radius 3 km sudah diminta untuk mengosongkan area tempat tinggal mereka alias mengungsi demi keselamatan.

Dengan naiknya status siaga menjadi waspada ini BPPTKG  mengeluarkan 6 rekomendasi bagi masyarakat. Rekomendasinya adalah sebagai berikut:

  1. Kegiatan pendakian Gunung Merapi untuk sementara tidak direkomendasikan kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.
  2. Radius 3 km dari puncak Gunung Merapi agar dikosongkan dari aktivitas penduduk.
  3. Masyarakat yang tinggal di KRB lll mohon meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas Gunung Merapi.
  4. Jika terjadi perubahan aktivitas G.Merapi yang signifikan maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.
  5. Masyarakat agar tidak terpancing isu-isu mengenahi erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah/tanya langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi terdekat melalui radio komunikasi pada frekuensi 165.075 MHz, website, media sosial BPPTKG
  6. Pemerintah daerah direkomendasikan untuk mensosialisasikan kondisi Gunung Merapi saat ini.

Semoga gunung merapi segera tenang dan status tidak naik menjadi awas sehingga masyarakat Yogyakarta dan Jawa tengah tenang dan dapat melakukan akitivasnya kembali.

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *