3 macam animasi berdasarkan jenis dan metode pembuatannya

Terdapat 3 macam animasi berdasarkan jenis dan metode pembuatannya  di dalam dunia animasi. Ketiga macam animasi ini sampai sekarang masih diproduksi karena ketiganya memiliki kelebihan dan keunikannya sendiri.

Bahkan kalau jaman dahulu animasi atau lebih dikenal dengan film kartun dianggap hanya untuk konsumsi anak-anak, saat ini orang dewasa pun menyukainya.

Lalu apa sajakah 3 macam animasi tersebut ? simak penjelasannya berikut ini :

  1. Animasi 2D (Animasi 2 Dimensi)
    Animasi dengan jenis 2D (2 Dimensi) merupakan animasi yang dalam pembuatan dan hasilnya menggunakan bidang 2 dimensi. Acuan dalam menggambar karakter background dan pernak-pernik properti, digambar di bidang datar yang hanya memiliki sumbu X dan Y saja.
    Animasi 2D dibuat frame-by frame dengan cara menggambar. Film animasi 2D sering disebut orang dengan film kartun. Metode pembuatan animasi 2 Dimensi ada beberapa macam. misalnya animasi cell dan animasi Path.
    Saat ini animasi 2D dalam proses pembuatannya juga sudah mempergunakan peralatan modern seperti komputer Software atau perangkat lunak yang digunakan misalnya Adobe flash, Toonboom dan lain sebagainya.
    macam animasi berdasarkan jenis
    Beberapa contoh film animasi 2 Dimensi misalnya Donal bebek (donald duck), Naruto, dora emon (walau sekarang ada yang versi 3D) dan lain sebagainya.
  2. Animasi 3D (Animasi 3 Dimensi)
    Jenis Animasi 3 dimensi ini dalam proses pembuatannya amat berbeda dengan jenis animasi 2 dimensi. Kalau animasi 2 dimensi hanya dua sumbu saja yaitu sumbu X dan sumbu Y, animasi 3 dimensi melibatkan 3 sumbu yaitu sumbu X, Y dan Z.
    Dilihat dari sumbunya, jenis animasi dimensi menggunakan ruang sebagai acuannya. Sehingga melibatkan seua komponen dalam sebuah ruang misalnya cahaya, bayangan dan sebagainya. Satu lagi, animasi 3 dimensi memiliki kedalaman seperti di dunia nyata.
    Macam animasi 3D berdasarkan jenis
    Animasi 3D membutuhkan komputer yang kuat untuk melakukan rendering dan perangkat lunak (software) yang mumpuni untuk mengolah object gambar 3 dimensi.
    Software animasi 3D misalnya 3DS Max, Maya, Lightwave dan sebagainya.
    Contoh untuk animasi 3D adalah Finding Nemo, Shrek, Toy Story, Hotel Transylvania, Sopo Jarwo dsb.
  3. Animasi Stop Motion
    Animasi jenis Stop Motion ini bukan jenis animasi yang baru. Tapi justru malah sudah lama sekali ada berbarengan dengan animasi 2 Dimensi.
    Animasi stop motion adalah animasi yang tetap dibuat frame by frame seperti animasi 2 dimensi, tetapi bukan digambar melainkan di foto. Object yang di buat animasi bisa manusia ataupun benda yang lain.
    Foto-foto ini nantinya di rangkai dengan menggunakan perangkat lunak stop motion agar tercipta sebuah gerakan.
    Saat ini ada beberapa contoh animasi stop motion seperti Shaun The Sheep dan animasi-animasi sejenis yang dibuat dengan clay atau plastisin.

Saat ini dunia animasi sedang berkembang pesat karena hadirnya teknologi dalam proses pembuatanya. Kalau dulu sangat susah untuk menggabungkan dunia kartun dengan dunia nyata, saat ini sudah semakin mudah dan gampang dilakukan.

Baca JugaProses produksi animasi

Apalagi jenis animasi 3 dimensi. Penggabungan antara karya animasi 3 dimensi dengan aktor nyata serta lingkungannya tidak terlihat seperti sebuah tempelan. Namun mampu menyatu menciptakan sebuah dunia dengan imaginasi yang tak terbatas.

Contoh animasi yang digabung dengan dunia nyata ini misalnya Film Transformer. Anda tidak akan melihat perbedaan antara karakte asli dan karakter rekaan.

Demikian 3 macam animasi berdasarkan jenis dan metode pembuatannya. Maafkan kalau ada yang kurang. Semoga berguna untuk sobat-sobat animasi. Salam Animasi !

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *