Sunday Morning (sunmor) di kawasan Taman Wisata Candi Prambanan

Bagi masyarakat Yogyakarta istilah sunday morning atau sunmor pasti langsung dihubungkan dengan pasar kaget di kawasan lembah UGM setiap minggu pagi. Sunmor UGM memang populer di kalangan masyarakat Yogyakarta.

Sambil jalan-jalan di pagi hari, langsung menikmati kuliner di pasar minggu pagi UGM. Selain produk kuliner juga beraneka ragam barang ditawarkan disini. mulai harga murah, puluhan ribu sampai ratusan ribu bahkan jutaan.

Ternyata, di kawasan Taman wisata candi Prambanan juga terdapat sunmor. Hal ini tidak banyak masyarakat yang tahu kalau ada sunday morning juga di daerah timur Yogyakarta. Sunmor di Prambanan Memang tidak seluas dan seramai sunmor UGM, tetapi sunmor Taman Wisata ini juga menawarkan suasana pasar kaget yang mirip dengan sunmor UGM.

sunmor ramayana prambanan

Bahkan beberapa pedagang yang ada, berasal dari pasar minggu pagi UGM. Mereka pindah ke Taman Wisata Prambanan karena memang ada pemangkasan area jualan di kawasan lembah UGM.

Saat ini Sunmor Taman Wisata Prambanan mulai menggeliat dan jadi tujuan masyarakat untuk menghabiskan minggu pagi, jalan-jalan, olahraga sambil rekreasi. Banyak macam Dagangan yang dijajakan. Salah satu yang Istimewa adalah Jamur Goreng Portabela.

Jamur goreng ini berbeda dengan jamur goreng kebanyakan, karena jamurnya menggunakan jamur portabela. Jamur yang hanya dapat hidup di kawasan dingin. “Kaliurang saja kurang dingin” kata Bu Pipin penjualnya. Maka jamur ini didapat dan dikirim dari malang yang memang udaranya cukup dingin.

sunday morning

Keseruan dan keceriaan pedagang dan masyarakat penikmat sunmor Taman Wisata Pramambanan sedikit terusik dengan kebijakan pengelola taman wisata yang mulai akhir september 2017 melarang para pedagang berjualan lagi di lokasi yang selama ini membesarkan nama sunmor Taman Wisata Prambanan.

Para pedagang di sediakan lahan baru, namun mereka enggan untuk pindah karena menurut mereka tempat yang baru ada di belakang candi dan sepi. Para pedagang tetap berjualan tapi pindah sedikit masuk ke jalanan perkampungan. Walau tidak terlalu ramai, namun tetap lumayan jika dibanding di tempat yang baru.

menurunnya pengunjung sejak pindahnya pedagang sunmor, juga di duga karena pihak pengelola tidak hanya melarang para pedagang berjualan, tapi juga melarang masyarakat yang ingin berolahraga pagi di lapangan parkir Ramayana.

sunmor prambanan

“Pihak Taman WIsata tidak memihak kepada Rakyat”, Ujar salah seorang pedagang yang memang menggantungkan harapan dan hidupnya dengan berjualan di kawasan itu. “padahal kami hanya menggunakan tempat ini untuk berjualan hanya di hari minggu saja. itupun hanya dari jam 06.00 sampai jam 10.00” imbuh pedagang yang lain.

Para pengunjung dan pelanggan setia juga mengaku kecewa dengan situasi ini. Bukankan dengan adanya sunmor Taman Wisata Prambana, semakin mengukuhkan keberadaan kawasan candi prambanan ini sebagai  tempat wisata yang tidak hanya kebanggaan Yogyakarta, tetapi juga menjadi area yang berpihak pada rakyat ?

*Sebuah Catatan kecil di minggu pagi 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *