Penthol Gila memang luar biasa gilanya! Buktikan sendiri!

Pernah mendengar istilah penthol gila ? “Penthol” adalah istilah untuk bulatan-bulatan daging yang disebut bakso. Istilah penthol ini setahu saya berasal dari jawa timur yang kemudian menyebar ke jawa tengah dan yogyakarta.

Berhubungan dengan penthol ini, beberapa saat yang lalu penulis berkesempatan untuk mengunjungi tempat produksi penthol di daerah imogiri bantul. Uniknya adalah, penthol ini dijuluki Penthol Gila.

penthol gila

Kalau melihat bentuknya, hampir sama dengan penthol yang dijual oleh penjual bakso bakar pada umumnya. Yang membuatnya berbeda dan adalah bumbu dan cara mengolahnya.  Penthol ini diracik dengan bumbu rempah istimewa, dan yang pasti cita rasa nya pun juga menjadi istimewa.

Lalu kenapa Gila ? Pedasnya itu lho yang mantab. Ada level tingkat kepedasannya untuk disesuaikan dengan lidah kita. Nah, bagi anda penggemar rasa pedas, wajib untuk mencoba produk kuliner yang satu ini dan rasakan sensasi “kegilaannya”.

penthol gila

Penulis dan teman-teman berkesempatan mencicipi aneka makanan pedas khas produksi listia dan abit di imogiri ini dengan level pedas sedang. Walau levelnya sedang, namun cukup membuat kami “gila” sejenak….hehe.

Tidak hanya penthol yang diproduksi di tempat ini ternyata, tapi juga ada kikil, jeroan dan empal, yang tidak kalah istimewa dari penthol gila. Terutama bumbu dan tingkat pedas yang tidak kalah gilanya.

oseng kikil

Sedikit Cerita tentang Penthol Gila

“Penthol Gila” memulai usahanya pada tahun 2012, oleh listia anggarini mahasiswa STIE YKPN Babarsari. Awal cerita, kondisi orang tua yang sedang terpuruk dalam usaha bisnis dibidang kuliner membuat listia anggarini berpikir keras untuk mendapatkan uang jajan, karena sudah tidak lagi dijatah. Dalam Kondisi terjepit Listia Anggraeni yang juga menjabat staf keuangan KOPMA STIE YKPN menangkap peluang bisnis ini. Pada saat itu, bakso merupakan makanan favorit yang sangat baik diterima pasar. Maka berbekal resep dari orang tua, dimulailah usaha bakso/ penthol dengan dititipkan di kopma pada awalnya.

Tentu saja usaha tidak semulus yang dibayangkan, apalagi makanan seperti sosis bakar sedang naik daun, bermunculan juga bakso ayam, bakso jamur, bakso ikan, tahu bakso. Dagangan hanya laku separo. Namun hal ini tidaklah menyurutkan niatnya untuk terus bertahan dan membuatnya istimewa.

Sesampai di rumah, muncul ide resep membuat sauce rempah. dengan semangat baru mulailah dititipkan ke satu tempat lagi di Plaza Ngasem selain masih juga di Kopma STIE YKPN.

Cita rasa baru ini ternyata diterima pasar dengan baik, semua ludes terjual. Hari berikutnya banyak yang nyari, karena penthol rempah ini mulai dilirik sebagai camilan mengeyangkan dipagi hari pengganti sarapan.

Permintaan pasar yang semakin meningkat, membuat listia dan mas abit(suaminya) mulai berpikir untuk merambah pasar yang lebih luas. Mulailah dititipkan ke berbagai perguruan tinggi di yogyakarta. Ada yang menolak tapi ada juga yang menerima.

abit - penthol gila

Butuh waktu, butuh proses, butuh semangat, butuh perjuangan untuk mengenal pasar. banyak cerita disitu. Setelah pasar terbentuk dan stabil, Mulailah melebarkan sayap ke pasar yang berbeda. Dari setiap ide baru yang dijalankan, pasti akan dijumpai kendala dan tantangan yang berbeda.

“Tahun ke tahun berlalu banyak cerita sedih dan senang disitu, kami masih pacaran merintis usaha bersama dan alhamdullilah kerja keras itu terbayarkan. Kami nikah dengan tabungan yang terkumpul dari usaha tersebut, senang sekali rasanya.” Kata Listia dan Abit

Saat ini Penthol Gila memiliki beberapa reseller aktif di beberapa tempat seperti kopma STIE YKPN, Kopma FE UII, UPN, UGM, Plaza Ngasem Bu Warni, tenongan Bu Tris, UNY, UGM, AA YKPN, share mart UII, FK UII, Arsitek UII, BSM, Bukopin Jakal, tenongan pogung, Atmajaya, warung djawani, warung romansa klebengan, soto makasar kota baru. Stand depan chachamilk tamsis dan beberapa tempat lainnya.

penthol gila

Bagi anda yang penasaran, boleh main ke tempat-tempat reseller diatas, atau langsung ke Rumah Produksi di Tilaman Wukirsari Imogiri Bantul Yogyakarta, Jalan makam raja raja/ Hutan Pinus (Polsek Imogiri ke kiri 500 meter kanan jalan cat merah depan rumah ada gazebo)

penthol gila

Dapatkan Harga pasaran penthol rempah dari Rp. 2500 – Rp. 3000 per tusuknya.

Itulah sedikit cerita yang sudah berkenan dibagikan kepada penulis, tentang Penthol Gila serta perjuangan seorang listia dan abit yang boleh menginspirasi kita semua, terutama kaum muda untuk tidak hanya berpangku tangan menunggu pekerjaan, tapi ciptakanlah pekerjaan. Kreatif, tekun, sabar, tidak mudah menyerah itulah resepnya. Kerja keras, tak patah semangat itu yang membuat Listia dan abit meraih kesuksesan saat ini.

 

 

 

 

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *