5 hari sekolah apakah sebuah solusi ?

5 hari sekolah sudah mulai di implementasikan di sekolah-sekolah di Yogyakarta. Namun belum semua sekolah yang bisa menerapkan lima hari sekolah ini. Ada banyak alasan kenapa sebuah sekolah dapat dengan mudah menerapkan 5 hari sekolah, tetapi ada juga sekolah yang sangat kesulitan menerapkannya.

sekolah

Ada banyak pro kontra mengenai 5 hari sekolah ini. Sebagian orang mengatakan setuju, tapi banyak juga yang dengan tegas mengatakan tidak setuju.

Berikut beberapa kelebihan dan kekurangan 5 hari sekolah bagi siswa yang di sarikan dari berbagai sumber :

Kelebihan :
  • Guru memiliki waktu lebih lama untuk berinteraksi dengan siswa sehingga kesempatan untuk membangun karakter siswa menjadi lebih banyak dan leluasa.
  • Siswa dapan memanfaatkan hari sabtu untuk kegiatan produktif seperti les tambahan atau kegiatan sosial dengan masyarakat untuk tumbuh kembang kepribadian dan kecerdasan interpersonal.
  • Siswa dan orang tua siswa akan memiliki quality time yang luas untuk saling berinteraksi
  • Karena bertemu Guru lebih banyak, maka proses pembangunan diri siswa dapat di optimalkan lagi.

Kekurangan :

  • Siswa terlalu lelah karena di forsir terus untuk belajar dan tidak dapat beristirahat siang karena jam selesai belajar atau jam pulang siswa yang terlalu sore.
  • Kalau ada ekstrakulikuler, akan semakin menambah letih siswa. Mereka tidak bisa mengistirahatkan badan dan otaknya dengan maksimal karena terforsir dan tidak diberi kesempatan berhenti.
  • Belajar di siang hari tidak efektif karena waktunya untuk beristirahat sejenak untuk melepaskan penat dan membuang stress. Terutama setelah Jam 13.00 siswa sudah mulai letih.
  • Siswa semakin kahabisan waktu belajar di luar jam sekolah dan berinteraksi dalam kehidupan sosialnya. Hal ini tentu saja mempengaruhi kecerdasan intrapersonalnya. kemampuannya untuk beradaptasi dengan lingkungan sosial akan berkurang.
  • Bagi siswa yang bertempat tinggal jauh akan menjadi kendala tersendiri saat pulang, apalagi yang mengandalkan angkutan umum untuk pulang dan berangkat sekolah (Jam tertentu angkutan sudah habis, terutama di daerah atau kota kecil).
  • Pengeluaran/biaya bertambah karena harus beli jajan bawa bekal makan siang dan sore.

Nah, itu tadi tentang kelebihan dan kekurangan 5 hari sekolah bagi siswa. Bagi Guru atau pengajar pun pasti ada kemudahan dan kesulitan tersendiri saat kebijakan ini diterapkan. Bagi saya, 5 hari sekolah akan baik diterapkan pada sekolah dengan situasi dan kondisi “semua siap” (pasti relative indikatornya).

Siap atau tidak siap ini pasti institusi atau lembaga pendidikan sendiri yang mengetahui dengan persis kondisi anak didik, Guru dan Karyawannya. Jangan dipaksakan untuk yang tidak atau belum siap. Karena akan menimbulkan beban tersendiri bagi siswa maupun bagi guru sendiri.

Lima Hari sekolah dalam penerapannya memang harus dikaji sesuai harapan dan kondisi sekolah yang bersangkutan sehingga menjadi solusi bagi semua dan bukan justru menjadi beban dan memberatkan Guru serta siswa.

 

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *